saw

http://dl9.glitter-graphics.net/pub/690/690739pesbqr6dqw.gif

Rabu, 24 September 2014

MA'AFKAN AKU IBU

ibu.....
dulu kau bertaruh nyawa demi aku
mandi keringat diatas kasur
menguatkan segala daya
demi melahirkanku

balas budiku untuk ibu
tak seberapa besar 
bahkan tak seberapa ternilai
hanya untuk setetes darah ibu

ma'afkan.......
maafkan lah anakmu 
yang membangkang perintah ibu
begitu malu tuk punya ibu sepertimu

tapi......
penyesalan tiada berguna
kini engkau tlah berada di sisi tuhan
berada disurga bersamaNYA
 
KINI


Dulu......
Kuperjuangkan nasibmu
begitu susah, begitu gelisah
andai kau tau
andai kau tau anak cucuku

pengorbanan nyawa
pertaruhan hidup dan mati
melawan penjajah keji

tapi KINI.......
begitu meremehkanya kau
akan kami yang tlah mati
mati, demi kemerdekaan bangsa ini