saw

http://dl9.glitter-graphics.net/pub/690/690739pesbqr6dqw.gif

Minggu, 02 November 2014

BANGSA PEMUDA


Anakku,

simpan segala yang kau tahu.

jangan ceritakan deritaku dan sakitku kepada rakyat,

biarkan aku menjadi korban asal Indonesia tetap bersatu.

ini aku lakukan demi kesatuan, persatuan, keutuhan dan kejayaan bangsa.

jadikan deritaku ini sebagai kesaksian,

bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya.

karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat

dan di atas segalanya adalah kekuasaan

Tuhan Yang Maha Esa.

PERJUANGANKU LEBIH MUDAH
KARENA MENGUSIR PENJAJAH,
TAPI PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT
KARENA MELAWAN BANGSAMU SENDIRI
Sebuah Jaket Berlumur Darah

Sebuah jaket berlumur darah
Kami semua telah menatapmu
Telah pergi duka yang agung
Dalam kepedihan bertahun-tahun.

Sebuah sungai membatasi kita
Di bawah terik matahari Jakarta
Antara kebebasan dan penindasan
Berlapis senjata dan sangkur baja
Akan mundurkah kita sekarang
Seraya mengucapkan ’Selamat tinggal perjuangan’
Berikara setia kepada tirani
Dan mengenakan baju kebesaran sang pelayan?.

Spanduk kumal itu, ya spanduk itu
Kami semua telah menatapmu
Dan di atas bangunan-bangunan
Menunduk bendera setengah tiang.

Pesan itu telah sampai kemana-mana
Melalui kendaraan yang melintas
Abang-abang beca, kuli-kuli pelabuhan
Teriakan-teriakan di atas bis kota, pawai-pawai perkasa
Prosesi jenazah ke pemakaman
Mereka berkata
Semuanya berkata
Lanjutkan Perjuangan.


Taufik ismail

Rabu, 24 September 2014

MA'AFKAN AKU IBU

ibu.....
dulu kau bertaruh nyawa demi aku
mandi keringat diatas kasur
menguatkan segala daya
demi melahirkanku

balas budiku untuk ibu
tak seberapa besar 
bahkan tak seberapa ternilai
hanya untuk setetes darah ibu

ma'afkan.......
maafkan lah anakmu 
yang membangkang perintah ibu
begitu malu tuk punya ibu sepertimu

tapi......
penyesalan tiada berguna
kini engkau tlah berada di sisi tuhan
berada disurga bersamaNYA
 
KINI


Dulu......
Kuperjuangkan nasibmu
begitu susah, begitu gelisah
andai kau tau
andai kau tau anak cucuku

pengorbanan nyawa
pertaruhan hidup dan mati
melawan penjajah keji

tapi KINI.......
begitu meremehkanya kau
akan kami yang tlah mati
mati, demi kemerdekaan bangsa ini


Selasa, 11 Maret 2014



Disaat Kau Tinggalkanku

Selamat jalansayang
Semoga kau tenang
Janganlah kau bimbang
Tinggalkanlah aku yang malang

Kepergianmu yang membuatku kesepian
Disini sendiri menghabiskan hari
tanpa didampingi sang kekasih
meskipun duka masih menggelayuti

Semoga selamat diperjalanan
Agar tercapai segala angan
Ku berdo'a kepada tuhan
Agar kita dipertemukan

Kutungu dirimu di masa depan
Dengan segala kelapangan
Kurela tuk berkorban
Demi sebuah perjuanagan


Minggu, 02 Maret 2014

"KESUNYIAN HATI"

Manakala hati tak berkutik
jantung tak berdetak walau sedetik
hujan turun rintik rintik
walau sedikit namun cantik

cinta membawa nista neraka
dari hati yang terluka
sang pencint pun berduka
melihat kekasih yg terluka

wahai manusia yang bijak
gunakan waktu tak beranjak
walau tubuh tlah rusak
tapi kasih sayang tergores tidak

dalam hati terasa sunyi
saat suara tak berbunyi
dada hati yang selalu sepi
inginkan kau berada di sini

Senin, 24 Februari 2014

 Sendiri yg sepi

dikala hati ingin memiliki 
tapi tak inginkan tuk dikhianati
dikala diri ingin mencintai
tapi sungguh tak ingin kan tuk disakiti

walau hati ingin bersama
menghilangkan rasa duka
tapi dikala ku sendiri
kau tak ingin tuk  menemani

kuingin kau datang tak untuk pergi
ku ingin kau disini tuk menemani
disaat hati sedang sepi
dikala diri yg selalu sendiri

sayang....
ohh... sungguh sayang
hati sendiri kan trus menghilang
diterpa kesetiaan yg tak kunjung datang.